You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Djarot Ingin JMW 2016 Ada Kompetisi Digital Pelajar
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Djarot Ingin JMW 2016 Ada Kompetisi Digital Pelajar

Jakarta Marketing Week (JMW) 2016 diharapkan bukan hanya menampilkan produk-produk karya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) saja. Tetapi juga bisa mengangkat karya digital yang dikompetisikan untuk para pelajar.

Kalau perlu ada kompetisi dibidang aplikasi digital‎ yang nanti akan melibatkan anak-anak sekolah, baik mahasiswa maupun pelajar‎

"Kalau perlu ada kompetisi dibidang aplikasi digital‎ yang nanti akan melibatkan anak-anak sekolah, baik mahasiswa maupun pelajar‎," ujar Djarot Saiful Hidayat, Wakil Gubernur DKI Jakarta, usai menerima panitia JMW 2016, di Balai Kota DKI, Rabu (2/3).

Untuk tahun ini, kompetisi dibidang digital itu diharapkan mampu diusung agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dapat memperoleh aplikasi baru dari warganya.

Produk Aplikasi Pengelolaan DKI akan Ikut JMW 2016

"‎Sehingga dengan cara seperti ini kita bisa memilih aplikasi-aplikasi mana yang mungkin bisa digunakan oleh DKI. Ini menjadikan Jakarta bukan hanya smart city, tapi juga mendorong Jakarta smart people," tandasnya.

Djaort menilai, dengan produk digital, smart people akan terbentuk. Sebab aplikasi-aplikasi terkait pengelolaan kota bisa menambal kekurangan dari Closed Circuit Television (CCTV) untuk pemantauan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1199 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1187 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye983 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye953 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye861 personBudhi Firmansyah Surapati